Menu
 

Ukuran yang diperlukan :
1. Lingkar pinggang = 66 cm
2. Tinggi panggul = 16 cm
3. Lingkar panggul = 96 cm
4. Panjang rok = 50 cm


Pola Dasar Rok Sistem Dressmaking
Keterangan pola rok muka :
Menggambar pola rok dimulai dari titik A.
1. A – B = panjang rok
2. A – C = tinggi panggul
3. A – A1 = ¼ lingkar pinggang ditambah 4 cm (3 cm untuk besar lipit kup, 1
cm untuk membedakan ukuran pola muka degan pola belakang)
4. A1 – A2 = 1,5 cm
5. Hubungkan A dengan A1 seperti gambar (garis pinggang).
6. A – D = 1/10 lingkar pinggang
7. D – D1 = 3 cm
8. Pada garis tengah antara D dan D1 dibuat garis lurus sampai batas
garis C dengan C1 (garis panggul).
9. D – D1 = 12 cm
10. C – C1 = ¼ lingkar panggul ditambah 1 cm
11. B – B1 = C – C1
12. B1 – B2 = 3 cm
13. B2 – B3 = 1,5 cm
14. Hubungkan A1 dengan C1 membentuk garis pinggul dan dari C1 ke B3.
15. Hubungkan B dengan B3 seperti gambar (garis bawah rok).
Keterangan pola rok belakang
Menggambar pola rok bagian belakang sama dengan cara
menggambar pola rok bagian muka, bedanya hanya terletak pada ukuran lingkar
pinggang dan lingkar panggul. Ukuran lingkar pinggang dan ukuran lingkar
panggul pola bagian muka lebih besar 2 cm dari pada pola bagian belakang.
Tetapi bentuk garis sisi, garis pinggang dan garis bawah rok sama dengan pola
rok bagian muka. Oleh karena itu pola rok bagian belakang dibuat dari pola rok
bagian muka. Untuk membedakannya cukup dengan memindahkan garis tengah
muka sebesar 2 cm dengan cara mengukur dari A ke E sama dengan dari B ke F,
yaitu 2 cm, hubungkan titik E dengan F dengan garis lurus (garis tengah
belakang).
Apabila ingin memiliki pola bagian muka dan pola bagian belakang pada
kertas yang berbeda, sebaiknya salah satu dari pola rok dipindahkan, yaitu pola
bagian belakang, sehingga pola rok terdiri dari bagian muka dan bagian
belakang. Dalam memindahkan pola yang perlu diperhatikan garis tengah
belakang pola harus dalam posisi lurus, garis pinggang dan garis sisi rok
bentuknya sama dengan yang muka.

Posting Komentar

 
Top